23/3/2007 - Indonesia
Klik
disini untuk membaca seluruh berita.
Komedi Romantis di Hari Kasih Sayang
Hari Valentine identik dengan perayaan kasih sayang. Sebagai hari perayaan cinta, tradisi masyarakat barat ini umumnya dirayakan oleh generasi muda dan kebanyakan adalah pasangan. Untuk meramaikan nuansa cinta kasih di antara pasangan, di minggu perayaan Valentine, beberapa stasiun TV menghadirkan program-program spesial Valentine. Di antara program-program tersebut adalah film-film drama romantis dengan bintang-bintang sekelas Jennifer Lopez, Drew Barrymore, Matthew McConaughey dan Hugh Grant.
Perlukah Pembatasan Iklan?
Ketegangan, ledakan, dan percikan senjata api tiba-tiba tergantikan oleh gadis cantik berambut panjang yang memamerkan keindahan rambutnya. Keasyikan menonton pun terganggu karena ternyata adegan seru tersebut terpotong iklan shampoo. Kalimat berikut pun mungkin akrab di telinga pemirsa: “Jangan ke mana-mana. Kami akan kembali setelah pesan-pesan berikut”. Saat dihadapkan pada situasi tersebut, pilihan pemirsa adalah bertahan menonton iklan, memainkan tombol remote control untuk mencari program di stasiun TV lain, melakukan aktivitas lainnya atau mematikan TV. Jadi perlukah ada pembatasan iklan untuk mempertahankan pemirsa pada program tertentu? Siapakah yang diutamakan para pengusaha TV, apakah pemirsa atau pengiklan?
Berapa Biaya untuk Meraih Pemirsa Saya?
Cost-Per-Thousand (CPM) dan Cost-Per-Rating-Point (CPRP) adalah dua metode yang digunakan dalam mengevaluasi efisiensi media. CPM adalah rasio atas biaya yang dikeluarkan untuk menjangkau seribu orang, sementara CPRP adalah rasio atas biaya yang dikeluarkan untuk membeli satu angka rating atau satu persen dari populasi TV.
FPO Merencanakan Kampanye Iklan Lebih Akurat
Forecasting, Planning, and Optimization (FPO) lahir karena adanya kebutuhan untuk meramalkan rating iklan yang akan datang secara akurat dalam rangka merencanakan penempatan iklan TV seoptimal mungkin. Industri membutuhkan suatu perangkat yang bisa membantu jaringan TV menjual jam tayang secara lebih baik dan membantu agensi untuk mencapai tujuan kampanye. Sementara perangkat yang ada saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
Rating Harian Sudah Mulai
Industri TV adalah salah satu industri yang paling dinamis. Saat ini, sepuluh stasiun terestrial, yang jangkauannya mencapai skala nasional, dan belasan stasiun lokal bergabung dalam gelanggang kompetisi yang semakin ketat. Dengan kompetisi yang juga semakin keras, kecepatan menjadi kunci utama, di mana para pelaku industri ini membutuhkan informasi yang lebih awal dan lebih cepat untuk mendukung pengambilan keputusan mereka.
Layanan rating harian membawa industri pertelevisian nasional selangkah lebih maju. Informasi terperinci mengenai program tertentu yang sebelumnya baru bisa diperoleh maksimal 10 hari setelah penayangan, dengan adanya rating harian, informasi-informasi yang dibutuhkan bisa diperoleh hanya sehari setelah penayangan. Teknologi rating harian ini memungkinkan industri TV untuk memantau perkembangan programnya, termasuk program saingannya secara lebih intensif dan lebih cepat.
Panduan Nielsen Menuju Academy Awards 2007
Beberapa bisnis Nielsen, termasuk Nielsen EDI, Nielsen SoundScan, Nielsen BookScan, Nielsen Media Research, Nielsen Monitor-Plus, Nielsen//NetRatings, Nielsen BuzzMetrics, dan Scarborough Research, meluncurkan informasi mengenai konsumen dan media yang terkait dengan besarnya pengaruh Academy Awards pada masyarakat Amerika.