Nielsen Audience Measurement Indonesia telah menyediakan informasi dan pelayanan untuk TV/Koran/Majalah/Radio ke para pemilik media dan industri periklanan sejak 1976 dan pelayanan TAM sejak tahun 1991.
• 1976
Survey Research Indonesia (bagian dari Survey Research Group)
• 1994
ACNielsen mengambil alih Survey Research Group and Bisnis TAM merupakan bagian dari Departemen Media di ACNielsen Indonesia.
• 2000
VNU menjadi Induk Perusahaan dari ACNielsen dan departemen Media menjadi Nielsen Media Research dibawah VNU Media Measurement & Information.
• 2005
Melalui joint venture antara VNU-MMI dan AGB untuk Nielsen Media Research, “AGB-Nielsen Media Research Indonesia” memulai beroperasi sebagai badan hukum tersendiri di Indonesia untuk bisnis TAM.
• 2008
The Nielsen Company mengambil alih 100% kepemilikan AGB Nielsen Media Research pada November 2008. Sebagai bagian dari penggabungan dengan The Nielsen Company, AGB Nielsen Media Research Indonesia berganti nama menjadi Nielsen Audience Measurement Indonesia.
Panel:
Panel TAM di Indonesia saat ini mengukur 2.423 rumahtangga yang memiliki TV di 10 kota besar yaitu: Jakarta dan sekitarnya (Jabotabek), Surabaya dan sekitarnya (Gerbangkertasusila), Bandung, Semarang, Medan, Makassar, Yogyakarta dan sekitarnya (DIY Yogya + Sleman & Bantul), Palembang, Denpasar dan Banjarmasin. Panel utama ini hanya mengukur kepemirsaan TV terrestrial.
Terpisah dari panel utama ini di Jakarta, terdapat 300 panel rumahtangga yang berlangganan TV Kabel. (Pay TV panel).
Service:
Nielsen Audience Measurement memfokuskan layanan surveynya pada TAM (Survey Kepemirsaan Televisi) dan survey-survey lainnya yang berhubungan dengan Televisi.
Di awal bulan Ramadhan (11-22 Agustus 2010)
ini, jumlah penonton TV naik 21% dari hari-hari biasa menjadi sekitar 7 juta
orang.
Nielsen Watch: Seminar “Keep Your Consumers Close in Digital
World”
Seminar
ini
menyajikan media digital dari berbagai sudut pandang. Seminar ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang konsumen tiga
layar di Indonesia, perkembangan TV terestrial digital, pertumbuhan internet
dan telepon seluler, dan mobile
advertising, tetapi juga memberikan wawasan tentang perencanaan media
dan kampanye kreatif dalam dunia digital.
TAM AROUND THE GLOBE
How
People Watch: Global Nielsen Consumer Report
Secara
global,
90% dari konsumen online
menggunakan televisi di rumah setidaknya sebulan sekali. Eropa memiliki penetrasi TV terendah.
Kemenangan
Spanyol atas Belanda pada final Piala Dunia 2010, ditonton oleh 2,4 juta
pemirsa televisi dari dua stasiun televisi resmi Piala Dunia 2010 di 10 kota di
Indonesia.
Kepemirsaan
program Children Edutainment
Meningkat 18%
Pada
bulan Juli (1-21 Juli), terjadi peningkatan 5% dalam supply program anak di stasiun TV nasional. Watu yang dihabiskan
oleh anak-anak (5-14 tahun) dalam menonton program anak juga meningkat 17%
menjadi 9 jam 39 menit.
Secara umum, pertandingan babak penyisihan grup Piala Dunia
ditonton oleh rata-rata 2,2 juta orang setiap hari, atau kira-kira 25,2% dari
total pemirsa TV saat siaran berlangsung.
Kepemirsaan Laki-laki atas Infotainment
Naik 21%
Rata-rata jumlah pemirsa
laki-laki dewasa (20 tahun ke atas) pada program Infotainment di bulan
Juni naik 21% dari bulan Mei menjadi 198 ribu orang.
TAM AROUND THE GLOBE
TV masih memimpin
pangsa terbesar dengan 97.5% - hal yang belum akan berubah dalam waktu dekat.
Jam
tayang kuis bertambah 36% dibandingkan dengan Mei tahun lalu menjadi 240 jam. Penonton
TV juga menghabiskan lebih banyak waktu untuk menonton program kuis.
IKLAN produk paling ditonton saat piala thomas-uber
2010
Kalau Anda
berpikir sinetron atau reality show masih menjadi program yang paling
banyak ditonton, mungkin Anda perlu berpikir ulang. Belakangan, program komedi
menjadi tayangan ‘wajib tonton’.
Iklan
TV: Untuk Ditonton atau Tidak?
Selama 4
tahun terakhir (2006-2009), total durasi iklan naik dari 15.106 jam menjadi
17.259 jam di 11 stasiun TV nasional atau sekitar 18% dari total jam tayang
program.
AGB
Nielsen Media Research Mengumumkan Perubahan Nama
AGB Nielsen
Media Research, penyelenggara pengukuran kepemirsaan televisi terkemuka di
dunia, mengumumkan bahwa sebagai bagian dari penggabungan dengan The Nielsen
Company, semua operasi negara lokal telah berganti nama.
Semakin bertambah umur, porsi menonton
televisi pun kelihatannya semakin besar. Dibandingkan pemirsa anak-anak dan
remaja, pemirsa lanjut usia tampak lebih menguasai televisi.
Ke manakah
Pemirsa TV?
Menurunnya
kepemirsaan terhadap TV secara umum boleh jadi disebabkan oleh beralihnya
pemirsa ke media lain, seperti Internet, pay TV, atau aktivitas hiburan
lainnya.
Penonton Berita Naik 20% di Bulan Maret
Sidang Paripurna DPR terkait kasus Bank
Century dan penembakan tersangka teroris Dulmatin adalah beberapa peristiwa
yang mendongkrak kepemirsaan TV terhadap program berita.
Selalu Terdepan dalam Bisnis dengan DARRA
DARRA akan menyediakan informasi tentang program baru,
semua iklan, dan iklan baru melalui website.
Berita dan Sinetron: Tambah
Jam Tayang, Tambah Ditonton
Penonton program berita kebanyakan adalah
laki-laki usia 40 tahun ke atas dari sosio ekonomi atas. Sementara program
sinetron umumnya ditonton oleh perempuan berusia 30 tahun ke atas dari sosio
ekonomi menengah bawah.
Siaran Putusan
terhadap Antasari Dongkrak Jumlah Pemirsa Berita
Di sepanjang hari, potensi pemirsa di semua segmen di stasiun TV
berita jauh lebih tinggi daripada hari sebelumnya, khususnya antara pukul 09.00
hingga 17.00.
Stasiun TV Lokal
di Awal 2010
Hingga 2010, kami mencatat 31
stasiun TV lokal di 10 kota besar di Indonesia yang kepemirsaannya
sudah dapat dianalisa.
Daily Ad: Get It Quick!
Baik
Daily Campaign/Commercial Reach maupun New Daily Adsaat ini sudah tersedia melalui website. Anda
dapat memperoleh laporan dari semua kampanye atau hanya kampanye baru di TV
secara harian.
Unyil adalah tokoh yang pernah dan masih dikenal di kalangan anak-anak Indonesia hingga saat ini. Dengan kreativitas, Unyil berubah menjadi karakter yang menyesuaikan diri dengan modernitas melalui Laptop Si Unyil.
Saatnya Tonton Berita! Kasus Century Angkat Kepemirsaan Program Berita Spesial
Pada semester kedua di 2009, program berita spesial telah menjadi bintang dalam hal mengangkat jumlah pemirsa berita (laki-laki kelas atas berusia 40+). Pada bulan ini, khususnya di antara pemirsa berita, share program berita spesial di TV nasional mencapai 12,6% (naik 3%).
Penganugerahan Engineering Emmy® Award kepada Nielsen
The Nielsen Company dianugerahi Engineering Emmy® Award untuk sistem Teknologi Pengukuran Pemirsa oleh National Academy of Television Arts and Sciences (NATAS) pada 8 Januari 2010 di New York.
Setelah bulan puasa dengan kepemirsaan TV yang meningkat, hari raya Idul Fitri justru memperlihatkan kecenderungan menurun. Tampaknya tradisi mudik berpengaruh terhadap kepemirsaan TV.
Banjir Penonton dan Iklan di Ramadan
Ramadan (22 Agustus-19 September) telah mengundang lebih banyak penonton TV, terutama di dini hari saat pemirsa melaksanakan sahur. Pada paruh waktu tersebut, pemirsa TV bertambah hampir 10 kali lipat.
Menuju Arianna 8.1
Upcoming Event: Workshop "Antara Produk Anda dan Pemirsa TV: Memahami dan Menggunakan Hasil Riset TV"
Ramadhan telah sedikit mengubah kebiasaan menonton TV. Selama bulan puasa, lebih banyak orang menonton TV pada jam larut, tetapi berkurang pada jam tayang utama.
Teroris Jatuh, Rating Berita Naik
Sekali lagi, program-program berita berhasil menarik penonton saat penyergapan pelaku pengeboman yang diduga Noordin M. Top di Temanggung (Jawa Tengah) pada awal Agustus diudarakan oleh beberapa stasiun TV.
Televisi & Komunikasi Antarbudaya
Kemajuan teknologi komunikasi tidak menjadikan komunikasi tatap muka menjadi tidak penting karena tipe komunikasi ini adalah yang paling sempurna, di mana seseorang mendapatkan kedekatan dan empati di antara sesamanya.
Pemirsa yang prihatin atas peristiwa pengeboman di hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jakarta pada 17 Juli lalu masih terlihat antusias menyaksikan berita (hard news dan special news) di TV nasional.
Penonton Remaja Larut dalam Pemakaman Michael Jackson
Dunia, termasuk penonton TV di Indonesia, dikejutkan oleh kematian Sang Raja Pop Michael Jackson di usianya yang ke-50.
Mentradisikan Debat
Debat calon presiden dan wakil presiden merupakan tradisi baru dalam dunia politik kita.
Lebih Dekat tentang Rating Iklan Non-Klasik
Pada Arianna versi 8.0, Anda akan bisa menganalisis iklan non-klasik melalui tipe spot Product Placement.
Berdasarkan hasil survei kepemirsaan TV, jumlah pemirsa berita (laki-laki usia 40+ dari kelas atas yang berjumlah 1,7 juta orang di 10 kota survei di Indonesia) pada stasiun TV berita (Metro TV dan TVOne) naik 28% di kuartal 2 (April-Juni) 2009 menjadi 23.000 orang.
Reality Show Masih Kompetitif
Hingga bulan Mei 2009, trend reality show belum tergoyahkan. Jika popularitas diukur dari jumlah penonton, maka berdasarkan riset AGBNielsen, reality show masih populer dibandingkan sinetron yang sempat menjadi primadona pada beberapa waktu yang lalu.
Bahasa & Ideologi TV
Pada dasarnya, bahasa secara alami tidaklah objektif ataupun netral; sebaliknya, bahasa bermuatan personal, sosial-budaya, atau ideologi, tidak peduli seberapa halus kata-kata dari bahasa itu.
Menuju Pengukuran Iklan Non-Klasik
Seiring dengan semakin berkembangnya kreativitas periklanan, AGBNielsen juga mencoba menciptakan dan mengembangkan pengukuran atas beragam jenis iklan TV.
A2/M2 Three Screen Report
Orang Amerika mungkin mengkonsumsi video “best screen available”, namun waktu mengkonsumsi TV, Internet dan Mobile video mereka tetap meningkat.
Belakangan ini, pemirsa TV tampaknya keranjingan program-program hiburan. Dibandingkan April, di bulan Mei, rata-rata jam menonton program hiburan (seperti kuis, hiburan ringan, musik, reality show, game show, dsb) naik 17%.
Untuk TV yang Lebih Baik
Pada mulanya, televisi swasta di negara kita menyokong apa yang disebut sinkronisasi budaya oleh Hamelink (1983).
Jumlah pemirsa yang menyaksikan program berita, baik hard news, talk show, maupun special news yang terkait dengan pemilihan umum legislatif, di 11 TV nasional terlihat naik, terutama di hari pemilu legislatif (9 April).
Antisipasi Pemilihan Presiden Indonesia 2009 di TV
Pemilihan Presiden Indonesia tahun 2009 akan sangat menarik untuk disaksikan. TV akan menayangkan banyak berita, pandangan dan komentar mengenai hal tersebut.
Media Selalu Dicari - Tapi Konten adalah Raja
Telepon menyiarkan program TV. Komputer memungkinkan panggilan telepon. Televisi menjadi toko mainan. Konsumen mengakses video kapan dan dimana saja. Tapi TV masih mendominasi.
Top Tens and Trends: Televisi dan Film
TAM Around The Globe
Iklan Produk Paling Ditonton di Maret
Seminar: Bringing the Best Return from TV as a Medium of Advertising, 12 Mei 2009
Banyak transaksi beriklan TV menggunakan CPRP sebagai ‘mata uang’ dalam negosiasi dan pengirimannya. Selama bertahun-tahun, di banyak negara, CPRP diyakini sebagai alat yang ideal untuk menyederhanakan transaksi yang kompleks.
Three-screen Circus: Definisi-ulang Kepemirsaan TV Asia dalam Dunia Digital oleh Malcolm Spry
Beberapa tahun yang lalu, hidup relatif mudah untuk perusahaan pengukuran kepemirsaan televisi. Kepemirsaan TV biasanya dilakukan di rumah. Teknologi alat ukur yang dibutuhkan untuk merekam kepemirsaan di rumah karenanya tidak terlalu kompleks dan banyak tuntutan.
Acara Gosip, tak disangsikan, menarik perhatian kebanyakan perempuan. “Udah dengar belum?” atau “Benar nggak sih?” jadi pertanyaan untuk memastikan kebenaran isu-isu terhangat di dunia selebriti.
Penjulukan dalam Infotainment
Program infotainment yang dikenal dalam pertelevisian Indonesia merupakan program yang memotret ucapan dan tingkah laku selebriti Indonesia. Sebagian boleh jadi benar, namun lainnya mungkin tidak benar. Gosip pun berkembang menjadi sesuatu yang lumrah.
Arianna: Performance Index
Performance Index pertamakali diperkenalkan saat Arianna v.7.2 diluncurkan. Jika analisis Index menunjukkan efektivitas program dalam meraih target pemirsa tertentu, Performance Index menunjukkan efektivitas iklan dibandingkan dengan iklan lainnya.
Komposisi pemirsa usia emas (di atas 50 tahun ke atas) (sekitar 15%) tidaklah besar jika dibandingkan pemirsa dewasa muda (22%), anak-anak (20%), atau dewasa 30-39 tahun (19%). Namun, dalam dua minggu pertama di tahun 2009 (1-17 Januari), pemirsa paruh baya ini terlihat merajai kepemirsaan TV.
Pelantikan Obama Mendongkrak Kepemirsaan TV
Penayangan pelantikan presiden baru Amerika Serikat Barack Obama secara langsung di 11 TV nasional sekitar jam 12 malam (20/01) mengangkat rata-rata jumlah pemirsa di malam hari.
Rating TV dalam Pandangan Objektif
Cukup sering kita mendengar istilah rating TV. Beberapa "mitos" tentang rating TV yang pernah mencuat misalnya: "Rating TV adalah persekongkolan antara lembaga penghasil rating dengan pihak TV," "Rating TV membodohi masyarakat", dsb.
FAQ: Arianna versi 7.4
Produk Paling Aktif di Desember
Daily New Brand Reach & GRP
Laporan ini memungkinkan Anda untuk melihat aktivitas kampanye dari produk/merek baru, baik milik Anda maupun kompetitor Anda dalam kaitannya dengan jumlah pemirsa.
Tujuhbelas persen jam tayang TV dikemas dengan program berita. Program ini termasuk salah satu tayangan TV dengan jam tayang terpanjang setelah informasi (24%) dan hiburan (22%).
Bagaimana Keterpurukan Ekonomi Berpengaruh pada Kepenontonan TV?
Keterpurukan ekonomi yang dimulai di Amerika telah menjadi isu global, sekaligus menjadi perbincangan semua orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tampaknya krisis global ini pun ikut berpengaruh terhadap kepemirsaan TV di Indonesia, terutama pada kategori program berita.
Fakta tentang TV Lokal di Makassar
Turun Naiknya Rating TV dan CPRP
Ketika jumlah penonton menurun, meraih pemirsa yang tepat menjadi semakin menantang, sementara biaya untuk meraih pemirsa menjadi semakin mahal.
Produk Paling Aktif di November
Menyambut Arianna 7.4
Kualitas Tinggi vs. Rating Tinggi
Dengan menggunakan metode Peer Review Assessment, penelitian ini melibatkan evaluasi dari kalangan terdidik terhadap kualitas program TV, khususnya kualitas dari program-program yang memiliki rating tinggi pada periode tertentu (31 Agustus-6 September 2008).
Tayangan realita hidup di TV telah menjadi sinetron gaya baru beberapa waktu belakangan ini. Pada Oktober, baik jam tayang maupun jam menonton program reality show meningkat.
Apakah CPRP Benar-benar Bertambah Mahal?
Perhatian terbesar di antara para pemain industri dan pengguna data saat ini adalah penurunan rating TV yang kelihatannya berdampak pada kenaikan CPRP (Cost per Rating Points).
Fakta tentang TV Lokal di Semarang
Mengenal Pola Aktivitas Beriklan
Activity pattern
adalah sejenis kalender pemetaan kampanye. Modul ini menjadi salah satu alat dari Arianna yang memungkinkan pengguna untuk menghasilkan laporan visual atas aktivitas beriklan.
Produk Paling Aktif di Oktober
TAM Around the Globe
Ijin Penggunaan Data untuk Beriklan
Pada 5 September lalu, AGBNielsen bersama BPP PPPI (Badan Pengawas Periklanan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia) mengadakan pertemuan tentang penggunaan data kepemirsaan TV untuk beriklan yang dihadiri oleh perwakilan dari stasiun-stasiun TV.
Seiring berakhirnya Ramadhan, jumlah pemirsa TV pun memperlihatkan penurunan sebesar 15%.
Fakta tentang TV Lokal di Medan
Selama Ramadhan pada September lalu, Medan memperlihatkan kenaikan jangkauan (reach) pemirsa terbesar dibandingkan kota-kota survei lainnya.
2008 TAM Study Excursion: Mengenal Industri TV Korea Selatan
TV Audience Measurement Study Excursion sudah diadakan untuk ketiga kalinya oleh AGB Nielsen Media Research.
Dynamic Flights, Acuan untuk Strategi Kampanye
Dynamic Flights adalah perangkat acuan yang memungkinkan para perencana media untuk menetapkan nilai Reach, GRP, pembelanjaan, jumlah hari penayangan, dsb, secara tepat.
Dua minggu pertama Ramadhan (1-14 September 2008) memperlihatkan kenaikan pemirsa TV rata-rata 20%.
Efek Olimpiade Beijing pada Pangsa Pemirsa TVRI
Selain membuahkan sejumlah medali bagi Indonesia, Olimpiade Beijing yang disiarkan oleh TVRI pada 8 hingga 24 Agustus 2008 juga membawa kabar baik.
Fakta tentang TV Lokal di Surabaya
Marketing Event: Embracing the Future of TV Information
See the Beyond, Reach the Infinity, Seize the Future
Pada 10 September lalu, AGBNielsen mengadakan acara untuk memperkenalkan penggunaan data kepemirsaan TV yang didukung oleh teknologi terdepan kepada industri penyiaran dan periklanan.
Dua puluh satu persen (21%) dari total pemirsa adalah para dewasa muda. Meskipun persentasenya besar, kepemirsaan TV mereka tidak setinggi anak-anak atau orang dewasa.
Menghibur Diri dengan Informasi
Apakah Anda lebih memilih untuk memperoleh informasi daripada hiburan dari kotak ajaib bernama televisi? Atau Anda menyukai kombinasi keduanya? "Nyalakan TV dan dapatkan informasi yang menghibur darinya".
Fakta tentang TV Lokal di Bandung
Mitos rating #3: Biro Iklan Hanya Tertarik Program Berating Tinggi
Biro iklan hanya tertarik pada program berating tinggi. Mitos ini tak hentinya berkembang. Kenyataannya tidaklah selalu demikian. Pemilihan program untuk beriklan tidak melulu berdasarkan rating.
Produk Paling Aktif di Juli
TAM Around the Globe
Sehari Tanpa Televisi
Bagaimana rasanya bila televisi (TV) di rumah dimatikan, mengingat TV sudah menjadi sesuatu yang banyak orang "tidak bisa hidup tanpanya"?
Pengukuran kepemirsaan TV AGBNielsen di 10 kota survei mencatat bahwa siaran langsung Piala Eropa 2008 telah menarik perhatian para laki-laki dewasa (20+) dari kelas menengah atas (yang pengeluaran dasar rutin bulanan rumahtangganya di atas Rp 700.000,-).
Fakta tentang TV Lokal di Jakarta
Mitos rating #2: Program Berating Kecil Tidak Menjual?
Banyak yang mengatakan bahwa program televisi berating tinggi mempunyai peluang lebih besar untuk mendapatkan iklan. Sebaliknya acara dengan rating kecil (meski acara tersebut berkualitas) akan kesulitan mendapatkan iklan.
Produk Paling Aktif di Juni
TAM Around the Globe
Mengukur Penonton Di-Luar-Rumah
Berdasarkan riset dari BARB UK pada tahun 2006 di Inggris, salah satu pasar TV paling maju di dunia, kepenontonan luar rumah (out of home (OOH)) mewakili 8% dari total kepemirsaan TV, sedangkan kepenontonan TV di rumah masih dominan (86%).
Seminar Komunikasi & Edukasi tentang TAM: di Banjarmasin
Selama Januari-24 Mei 2008, 11 persen dari total penonton TV adalah remaja berusia 15-19 tahun, dan kebanyakan di antara mereka adalah perempuan.
Siaran Bersama Perayaan Kebangkitan Nasional
Lama setelah TV-pool (siaran bersama) menghilang dari layar kaca, pada 20 Mei lalu, pemirsa TV disajikan tayangan spesial perayaan seabad kebangkitan nasional dalam siaran bertajuk 100 Tahun Kebangkitan Nasional di seluruh stasiun TV.
Mitos Rating: Mengapa Program Berkualitas Berating Rendah?
Beberapa waktu yang lalu, sejumlah surat kabar sempat mengangkat isu mengenai program televisi yang berkualitas tetapi memperoleh rating dan share penonton yang rendah.
Produk Paling Aktif di Mei
TAM Around the Globe
Seminar Komunikasi & Edukasi tentang TAM: Jakarta, Putaran Ke-2
Bagaimana seharusnya mempercayai hasil riset? Dapatkah hasil penelitian diterima apa adanya? Pertanyaan ini memulai Seminar Komunikasi dan Edukasi yang diselenggarakan oleh AGB Nielsen pada 27 Mei lalu di Jakarta. Seminar ini adalah seminar yang kedua, setelah yang pertama diadakan pada 29 Januari.
Program musik ditayangkan dengan durasi terbanyak ke-empat setelah berita, serial drama dan film drama.
Film Laga Lebih Menarik bagi Kalangan Atas
Sementara kebanyakan penonton saat ini menonton program musik dan olah raga, pemirsa dari kalangan ini umumnya memilih film impor.
TAM Around the Globe
Comparative Spot Analysis: Memperbandingkan Iklan di dalam Jeda Iklan
Pengiklan biasanya menolak memuat iklan mereka pada jeda iklan yang sama dengan kompetitor.
Produk Paling Aktif di April
Arianna versi 7.2
Sejalan dengan komitmen AGBNielsen untuk selalu meningkatkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan pasar, dalam waktu dekat Arianna versi 7.2 akan segera dikeluarkan.
Pilihan Demografi Baru
Menyusul akan diluncurkannya Arianna versi 7.2, ada beberapa analisis demografi tambahan yang akan disediakan untuk memperkaya kebutuhan analisis.
Seminar Komunikasi & Edukasi TAM: Reli ke Bali
Denpasar menjadi kota ke-sembilan tempat diselenggarakannya seminar ini pada Kamis, 24 April 2008.
Dua puluh satu persen pemirsa TV adalah anak-anak berusia 5-14 tahun berdasarkan survei kepemirsaan TV AGB Nielsen di 10 kota. Jumlah yang cukup besar dibandingkan dengan target pemirsa lainnya.
Menonton TV Lokal di Makassar dan Banjarmasin
Siapa Bisa Memenangkan Pemirsa Loyal?
Apakah pemirsa dari segmented channel (seperti TV berita, TV anak muda) lebih loyal daripada pemirsa dari mass channel yang menawarkan beragam pilihan program? Hasil dari pengukuran kepemirsaan TV tampaknya menegaskan hal itu.
Performance Index: Seberapa Efektifkah Iklan di TV?
Analisis Indeks memperlihatkan efektivitas program dalam meraih target pemirsa tertentu.
Analisis ini memberikan evaluasi apakah performa (dalam kaitannya dengan Gross Rating Points/GRP) dari iklan atau sekelompok iklan tertentu sama, di atas, atau di bawah performa rata-rata.
Produk Paling Aktif di Maret
Seminar Komunikasi & Edukasi TAM: Semarang & Yogyakarta Bergabung dalam Seminar
Pada Maret lalu, AGBNielsen melanjutkan seminar sehari tentang Survei Kepemirsaan TV (TAM) di Semarang dan Yogyakarta. Di Semarang, seminar diselenggarakan bekerja sama dengan rumah produksi lokal.
Dibandingkan dengan kelas sosio-ekonomi (SES) lainnya, kelas menengah (SES C) yang termasuk kategori rumahtangga yang berpengeluaran antara Rp 700,000 sampai Rp 1,500,000, mempunyai komposisi pemirsa yang paling besar.
Ada Apa dengan Valentine?
Berdasarkan data kepemirsaan TV di 10 kota survei, potensi pemirsa TV pada jam tayang utama yang berjumlah rata-rata 13,3 juta orang di Tahun Baru Imlek naik 4,4% di hari Valentine.
Fakta tentang TV Lokal di ...
Medan, ditonton kebanyakan oleh perempuan, anak-anak dan remaja (5-19 tahun), dan dewasa (30-39 tahun).
Palembang, ditonton oleh laki-laki, remaja (15-19 tahun) dan dewasa (30-39 tahun dan di atas 50 tahun).
Apa "Repotnya" Rating Kualitatif?
Seringkali rating dipersalahkan atas program-program TV yang dianggap membodohi.
Daily Ad
Apa yang terjadi dengan iklan produk baru saya di TV kemarin?
Berita dan informasi atas wafatnya mantan presiden Soeharto yang ditayangkan di hampir semua stasiun TV nasional pada Minggu siang (27 Januari), disusul liputan pemakaman almarhum keesokannya meningkatkan jumlah pemirsa TV.
Program Lokal Menarik Segmen Pemirsa yang Beda di Semarang & Yogyakarta
Meski lokasinya berdekatan, Semarang dan Yogyakarta memiliki kebiasaan menonton yang berbeda. Mari kita lihat lebih dekat.
Telebus Survey Wave 5: Sinetron Remaja Terlalu Berkhayal
40,1% responden berharap stasiun TV mengurangi tayangan sinetron.
Langkah demi Langkah Task Scheduler
Task Scheduler adalah salah satu modul di dalam Arianna yang memungkinkan pengguna untuk menghemat waktu dalam menjalankan analisis.
Web Shop
Webshop adalah layanan online AGB Nielsen Media Research.
Back Data di Arianna
Data terdahulu (back data) tahun 2001-2005 tersedia untuk dianalisis dengan Arianna.
Seminar Komunikasi & Edukasi TAM: Jakarta, Pertama di 2008
Akhirnya, giliran Jakarta yang mendapat kesempatan untuk bergabung dengan seminar sehari AGBNielsen tentang Survei Kepemirsaan TV (TAM).
Kenapa orang menonton TV? Apakah karena ingin mencari hiburan atau informasi? Pada kenyataannya, pilihan ini tergantung pada profil pemirsanya. Survei kepemirsaan TV AGB Nielsen Media Research memperlihatkan bahwa rating tinggi tidak melulu didominasi oleh sinetron, seperti dugaan kebanyakan orang.
Jakarta Kebarat-baratan, Bandung Kelokal-lokalan
TV lokal termasuk unik, khususnya dalam hal pemirsa dan program yang ditayangkan. TV lokal di kota yang berbeda akan menawarkan program yang berbeda sesuai dengan karakteristik kota masing-masing. Kali ini, mari kita tengok lagi keunikan TV lokal di Jakarta dan Bandung, dua kota bertetangga dengan gaya hidup yang hampir sama.
Duplication & Exclusivity: Menonton atau Tidak Menonton
Arianna punya banyak alat analisis yang bisa ditawarkan. Salah satunya adalah Duplication & Exclusivity di dalam modul Viewing Behavior yang memungkinkan pengguna untuk menganalisis duplikasi kepemirsaan di antara individu atau kelompok program atau paruh waktu tertentu. Pada saat yang bersamaan, juga dimungkinkan untuk menganalisis pemirsa yang menonton program secara eksklusif, misalnya menonton Program A tetapi tidak menonton Program B.
Marketing & Media Presentation 2007
Nielsen: One Voice
Untuk ke-31 kalinya, Nielsen (ACNielsen, Nielsen Media Research and AGB Nielsen Media Research) menyelenggarakan kegiatan tahunan Marketing & Media Presentation 2007 bertema Nielsen:One Voice di Hotel Shangri-La pada Kamis, 29 November 2007.
Wajah Pertelevisian Indonesia: Ancaman atau Peluang?
Situasi dunia penyiaran Indonesia saat ini tidak saja seberaneka ragam rasa masakan lokal, sebanyak pulau-pulau, tetapi juga serumit upacara pernikahan. Hal ini terutama menarik bagipara investor, apalagi dengan pertumbuhan populasi yang sehat dan belanja iklan yang memikat. Dengan cakupan 10 kota di Indonesia, AGB Nielsen Media Research melaporkan survey kepemirsaan dari 42 juta pemirsa berumur 5 tahun ke atas.
Pertumbuhan TV Memecah Pemirsanya
Dengan semakin banyaknya saluran TV terrestrial,pemirsa berkesempatan lebih besar untuk menikmatisiaran TV secara cuma-cuma. Efek sampingnya tentusaja sudah dapat diperkirakan: Fragmentasi. Saat ini,stasiun TV harus berjuang keras untuk mempertahankanshare kepemirsaan, bahkan lebih sulit untukmeningkatkannya.
Ke Manakah Uangnya?
Cukup adil untuk mengatakan bahwa pengiklanlah yang harus membayar hiburan gratis yang dinikmati pemirsa di rumah. Para pengiklan juga harus berhadapan dengan beragam pilihan saluran, tapi pengambilan keputusan tidaklah semudah memindahkan saluran TV dengan ujung jari.
Dynamic Targets: Menemukan Penonton di Antara Bukan Penonton
Dynamic target adalah target pemirsa yang didasarkan atas perilaku menonton. Jadi, target ini bukan saja tentang pemirsa, tetapi juga mengenai mereka yang bukan pemirsa dari suatu program, paruh waktu, atau iklan tertentu.
Seminar Komunikasi dan Edukasi TAM
Kota Tujuan: Medan dan Surabaya
Setelah pelaksanaan Seminar Komunikasi dan Edukasi tentang TV Audience Measurement (TAM) di tiga kota (Bandung, Palembang, dan Makassar), Medan dan Surabaya menjadi kota tujuan berikutnya. Seminar ini (25/10 di Medan dan 13/11 di Surabaya) didukung oleh P3I (Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia), serta stasiun TV nasional dan lokal. Tujuan dari seminar ini adalah untuk berbagi pengetahuan tentang TAM dan praktik penggunaannya di dalam industri.
Antusiasme pemirsa menyaksikan TV sangat luar biasa, terutama saat Sahur, pada dua minggu pertama puasa. Berdasarkan data harian AGB Nielsen Media Research di 3 kota besar, yaitu Jakarta,Surabaya , dan Bandung ,yang merepresentasikan 80% dari total populasi TV di 10 kota besar cakupan, jumlah pemirsa pada 12 hari pertama puasa (13-24 September 2007) naik hingga 25% dibandingkan dengan periode reguler (1-12 September 2007).
Tren 5 tahun: Populasi TV Naik, Rating Total Turun, Spot Bertambah
Seiring dengan bertambahnya kota survei AGB Nielsen Media Research dalam 5 tahun terakhir (2003- 2007), yang diikuti juga dengan kenaikan populasi TV di masing-masing kota, persentase jumlah pemirsa (rating total) justru memperlihatkan penurunan. Apakah kedua hal ini berhubungan?
Beda Kota, Beda Penonton
TV lokal bukan saja menghadirkan sesuatu yang berbeda kepada pemirsa dengan sajian khas daerahnya. Dilihat sebagai stasiun alternatif di antara stasiun TV nasional, TV lokal memperlihatkan kecenderungan kepemirsaan yang berbeda. TV lokal memuncak pada paruh waktu yang berbeda-beda, sedangkan TV nasional cenderung menggemuk saat prime time (18.00-22.30). Pada edisi kali ini, giliran kota-kota di luar Pulau Jawa yang ditilik kepemirsaan TV lokalnya.
Memproses Modul Lebih Mudah dengan Task Scheduler
Task Scheduler adalah salah satu fasilitas di dalam Arianna yang mempermudah pengguna dalam memproses sejumlah modul secara otomatis. Fungsi ini mirip dengan fungsi Director di dalam MediaSuite, namun tentunya jauh lebih baik. Sekali saja parameter ditetapkan, kita bisa menjadwalkan hari tertentu dalam seminggu atau jam tertentu agar Arianna memproses analisis secara otomatis.
Pelatihan TAM Bersertifikasi untuk Publik di Tahun 2008
Menanggapi kebutuhan publik akan pengetahuan tentang metodologi TAM (TV Audience Measurement) dan aplikasi perangkat lunak Arianna di dalam industri, AGBNielsen akan meluncurkan Program Pelatihan TAM & Arianna Bersertifikasi di tahun 2008. Program ini adalah Program Pelatihan Bersertifikasi Lokal yang akan berlangsung selama 3 hari untuk modul pelatihannya. Peserta bisa dari industri TV, Agensi Periklanan, Rumah Produksi, Pengiklan, mahasiswa atau dosen.
Akhirnya, Mama Mia (Indosiar) sampai pada babak final pada Selasa lalu (11/09). Namun, di sini bukan hendak berbicara tentang pemenang ajang tersebut. Sebagai program hiburan yang menghadirkan kedekatan di antara ibu dan anak, Mama Mia menjadi salah satu ajang yang menarik perhatian, baik bagi para ibu maupun para gadis remaja.
Menjelajah Web dan Menonton TV dalam Genggaman
Pada Juli 2007, CTIA – organisasi perdagangan untuk industri telekomunikasi nirkabel – mencatat ada lebih dari 239 juta pelanggan teknologi nirkabel di Amerika. Dengan banyaknya pelanggan teknologi ini, tingkah laku mereka atas teknologi ini pun beragam. Siapa yang menyangka pada 25 tahun yang lalu bahwa menonton video klip, misalnya, bisa dilakukan di dalam genggaman tangan kapanpun dan di manapun?
Layanan Baru Pendukung Industri
AGB Nielsen WAP
Terkait dengan penggunaan telepon selular sebagai media berjalan yang bisa mengakses web di manapun dan kapanpun, saat ini sudah dikembangkan teknologi WAP untuk mengirimkan informasi data harian kepemirsaan TV.
Web Shop
Layanan yang juga sedang dikembangkan untuk industri adalah Web Shop; toko virtual yang menyediakan data dalam format standard dan customized (sesuai pesanan). Laporan dalam bentuk standar, di antaranya adalah Viewing Reports (tentang channel share), Program Reports (tentang program unggulan di setiap stasiun TV), dan TV Ad Reports (tentang iklan).
TAM Excursion 2007 : Selamat Datang di Taiwan
AGB Nielsen akan mengadakan Studi Banding mengenai Survei Kepemirsaan TV atau TV Audience Measurement (TAM) yang ke-2 di Taiwan. Mengapa Taiwan? Taiwan adalah salah satu pasar yang kompleks di kawasan Asia.
Memprediksi dengan FPO
FPO lahir karena adanya kebutuhan akan informasi rating mendatang secara akurat, baik dari pihak stasiun TV untuk menjual jam tayang, maupun dari pihak agensi iklan agar mencapai sasaran secara akurat.
Brand Equity: Studi Winning Brands Sindikasi untuk Stasiun TV
Winning Brands adalah suatu pengukuran yang digunakan untuk mengungkap bagaimana suatu produk menciptakan perbedaan di antara produk-produk lainnya, termasuk memberi jawaban atas berbagai isu manajemen produk. NielsenWinning Brands digunakan dalam hal manajemen produk untuk mengukur pengaruh dari semua aktivitas marketing atas Brand Equity.
FAQ tentang Survei Kepemirsaan TV
Rating Harian Mencakup 80% Populasi TV
Semenjak Agustus 2007, pengguna data Survei Kepemirsaan TV dapat memperoleh rating harian dari tiga kota survei AGBNielsen. Rating harian dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya sudah mencakup 80% populasi TV.
AGBNielsen Executive High Tea
Pada 4 September silam, AGBNielsen mengadakan Executive High Tea Gathering di Ritz-Carlton Hotel. Lebih dari 70 pengambil keputusan dari stasiun TV, agensi periklanan, dan pengiklan berkumpul dalam acara ini.
Seminar Komunikasi & Edukasi tentang TAM: Berbagi dengan Makassar
AGBNielsen mendukung industri dengan teknologi mutakhir untuk menyediakan Survei Kepemirsaan TV. Data yang dihasilkan oleh pengukuran ini tidak hanya kompleks dan tidak semata-mata mengenai rating. Analis, pengguna data, dan praktisi menggunakan data-data ini untuk diubah menjadi informasi yang berharga dalam mencapai performa terbaik di industri mereka.
Prime Time boleh dibilang merupakan paruh waktu yang sangat ketat persaingan. Dengan potensi pemirsa yang paling tinggi, Prime Time biasanya sudah dimulai sejak pukul 18.00, dan kebanyakan stasiun TV menghadirkan sinetron yang tayang setiap hari. Pada kwartal 2 (April-Juni) 2007, program-program yang bersaing ketat pada paruh waktu ini antara lain adalah Intan (RCTI), Cinderella (SCTV), dan Si Entong (TPI).
Mampukah TV Lokal Bertahan di Tengah Dominasi TV Nasional?
Perolehan kue share pemirsa TV lokal di antara TV nasional menurun pada periode Januari-Juni 2007 dibandingkan periode yang sama tahun 2006, yaitu dari 2,7% menjadi 2,4%. Berdasarkan data kepemirsaan AGB Nielsen Media Research yang mencakup 10 kota besar di Indonesia dan memantau pemirsa usia 5 tahun ke atas, jika dibandingkan dengan kue share pemirsa sebesar 97,6% yang diraih oleh TV-TV nasional pada semester I 2007, perolehan tersebut tentunya sangatlah kecil. Lalu akankah TV lokal mampu bertahan di tengah dominasi TV nasional?
Menonton Sendiri atau Berdua?
Modul baru Arianna, Co-Viewing, memberikan suatu pemahaman baru bagi para pengguna data. Dengan analisis ini, pengguna bisa mengetahui siapa menonton TV bersama siapa. Informasi seperti ini menjadi sangat bermanfaat bagi para pengiklan, terutama mereka yang mentargetkan ibu dan anak-anak.
Daily Rating di 3 Kota Terbesar
Informasi daily rating yang diperkenalkan pertama kali untuk market Jakarta pada Maret 2007, kini juga mencakup Bandung dan Surabaya. Rating harian untuk Bandung sudah tersedia sejak pertengahan Juli 2007, sedangkan untuk Surabaya sejak akhir Juli 2007.
Data Pay TV Sudah Tersedia
Dengan karakteristik pemirsa yang berbeda dengan TV terestrial (Free-to-Air), informasi mengenai kepemirsaan TV berbayar (Pay TV) tentunya menjadi sangat berguna, baik bagi para pemain industri TV terestrial, TV berbayar maupun bagi para pengiklan.
Nielsen Press Club:Menginformasikan Temuan Terbaru pada Pers
Nielsen Press Club yang dibentuk pada tahun 2003, hingga saat ini terus berjalan setiap dua bulan sekali. Setiap pertemuan biasanya dihadiri oleh 15-20 jurnalis dari berbagai media, baik majalah, surat kabar, tabloid, internet, radio, maupun stasiun TV.
Seminar Komunikasi dan Edukasi tentang TAM
Sejak bulan Juni lalu, AGB Nielsen Media Research mengadakan Seminar Komunikasi dan Edukasi tentang Survei Kepemirsaan TV (Television Audience Measurement/TAM). Sebagai bagian dari program tanggung jawab perusahaan dalam berbagi pengetahuan yang berkelanjutan, seminar ini bertujuan untuk membantu keberlangsungan industri pertelevisian ke arah yang lebih positif. Target dari seminar ini adalah para akademisi dan praktisi, baik TV maupun agensi periklanan lokal. ”Banyak pihak yang berbicara tentang rating, namun hanya secara umum. Kenyataannya sebaliknya. Persentase yang dipahami banyak pihak dari istilah rating, kekuatan dan keterbatasannya sangatlah kecil,” komentar Prof. Deddy Mulyana, ahli Komunikasi dari Universitas Padjadjaran, ...
Sampai saat ini, sinetron masih merupakan program dengan tingkat kepemirsaan yang tinggi, baik dilihat dari sisi jumlah pemirsanya maupun dari sisi waktu yang dihabiskan oleh pemirsa untuk menonton sinetron. Salah satu kisah yang tak lekang dimakan waktu adalah sinetron bertema Betawi. Meskipun berkisah tentang romantika warga Betawi, pemirsanya ternyata bukan hanya mereka yang berdomisili di Jakarta.
Menyambangi TV Lokal di Surabaya dan Denpasar
Seperti halnya di kota-kota survei AGB Nielsen Media Research lainnya, TV-TV lokal juga bisa ditemui di Surabaya dan Denpasar. TV Lokal yang mengudara di Surabaya di antaranya adalah TVRI2, JTV, dan Space Toon, sedangkan TV lokal di Denpasar adalah Bali TV.
Bisakah Mengukur Loyalitas Pemirsa?
Seberapa besarkah loyalitas pemirsa terhadap program tertentu? Apakah program dengan perolehan rating tertinggi, kesetiaan pemirsanya juga tinggi? Ataukah tidak ada hubungan di antara keduanya? Berdasarkan data kepemirsaan pada periode 17-23 Juni 2007 pada semua target pemirsa, lima program dengan perolehan rating tertinggi adalah Candy (7.9), Si Entong (7.9), FTV Kugapai Cintamu (7.6), Abu Nawas dari Betawi (7.5), dan film barat Anaconda the Hunt (7.2). Dari sisi jumlah pemirsa, Candy dan Si Entong memperoleh pemirsa terbanyak dengan angka rating yang sama pada semua target pemirsa.
Seminar: Mengenal Survei Kepemirsaan TV Lebih Dekat
Istilah ’rating’ seringkali digeneralisasikan sebagai keberhasilan program yang menentukan keberlangsungan stasiun TV. Padahal hanya sedikit yang selama ini diketahui tentang rating, keterbatasannya, dan penggunaannya di dalam industri TV dan agensi media. Yang justru terlihat sangat jelas adalah adanya kesenjangan pengetahuan, terutama di antara praktisi, akademisi, dan masyarakat.
TAM Workshop di Shanghai
Pada 19-22 Juni lalu, acara tahunan TAM (Television Audience Measurement) Workshop ke-12 diselenggarakan di Shanghai, Cina. Workshop ini dihadiri oleh 265 delegasi dari semua negara AGB Nielsen. Delegasi Indonesia diwakili oleh AGB Nielsen Media Research Indonesia, Asia Global Media (ANTV), Hakuhodo, MNC Corp. (Global TV dan TPI), SCTV, dan TRANS Corp.
Geliat persaingan yang sangat dinamis terus bergejolak di antara stasiun-stasiun TV, bahkan menghangat belakangan ini. Berdasarkan data kepemirsaan AGB Nielsen Media Research pada periode 1-26 Mei di semua target pemirsa, Program Top 10 berdasarkan rating memperlihatkan pergerakan. Meski program lokal masih menjadi raja, sinetron tidak lagi terlalu dominan di dalam Program Top 10.
Mitos Rating sebagai Penentu Hidup Matinya Program TV
Berdasarkan data kepemirsaan AGB Nielsen Media Research pada periode Januari-April 2007, terjadi penurunan jumlah program horor/mistis di layar kaca, sementara program anak bertambah. Fenomena ini bertolak belakang dengan asumsi beredar bahwa stasiun TV akan selalu memproduksi program yang memberikan rating tinggi, walaupun program tersebut tidak ber’kualitas’. Sebaliknya, program untuk anak-anak yang mendidik kurang diperhatikan karena mendapat rating yang kecil. Apakah benar bahwa rating adalah penyebab menjamurnya program dengan kualitas rendah karena stasiun TV mengejar profit, dengan asumsi program dengan rating tinggi akan mendapatkan lebih banyak iklan?
Durasi Iklan Bertambah
Clutter iklan bertambah tahun ini. Berdasarkan pengukuran kepemirsaan di Januari-April 2007 di 10 TV nasional, durasi iklan meningkat hampir di semua tipe program dibandingkan tahun lalu.
Modul Forecasting, Planning & Optimizing yang Ditunggu-tunggu
FPO atau modul Forecasting, Planning & Optimizing dalam Arianna v. 6.05 sudah diperkenalkan di semua pasar Asia, termasuk Malaysia. Selangkah lebih maju daripada software optimizer lainnya, FPO Arianna dirancang sedemikian rupa agar sesuai dengan pasar Indonesia dengan memperkenalkan kemampuannya untuk memperhitungkan diskon, paket, dan spot bonus. Lebih jauh lagi, angka rating yang dihasilkan berdasarkan pada rating iklan, sehingga pengguna tidak perlu lagi membuat “buffer” untuk rencana medianya.
Tidak disangkal lagi, iklan memberikan kontribusi yang cukup besar bagi keberlangsungan industri penyiaran komersial. Dengan berkontribusi pada industri, iklan mencoba menarik kesadaran konsumen terhadap produk tertentu. Semakin besar jumlah pemirsa, semakin besar pula kesempatan sebuah produk dilihat oleh target pemirsanya. Dan semakin sering target pemirsa tertentu melihat iklan tersebut, semakin tinggi tingkat kesadarannya, yang pada gilirannya akan mengarahkannya pada upaya untuk mencoba, bahkan membeli produk tersebut. Itulah sebabnya produk-produk baru biasanya memilih program dengan rating tinggi demi mencapai kesadaran sebanyak mungkin pemirsa.
Kompetisi di Antara Channel Lokal di Semarang dan Yogyakarta
Menyambung artikel bulan lalu mengenai menjamurnya lokal TV di sejumlah kota di Indonesia pada beberapa tahun terakhir, kali ini giliran pemirsa lokal dan TV lokal di Jawa Tengah (Semarang and Yogyakarta). Berdasarkan data kepemirsaan AGB Nielsen Media Research pada kwartal pertama 2007, pola kepemirsaan kedua kota tersebut terlihat mirip, namun Semarang memiliki lebih banyak penonton dibandingkan Yogyakarta hampir di semua paruh waktu. Sepanjang pagi hingga prime time awal, jumlah pemirsa di Semarang lebih tinggi daripada Yogyakarta. Sementara, pemirsa potensial di Yogyakarta sedikit lebih tinggi daripada Semarang hanya di prime time (18.45-20.00).
Exclusive Reach vs. Loyalty: Apakah Bedanya?
Ketika menemukan Exclusive Reach (EXR) dan Loyalty (modul baru yang tersedia dengan premiumcost pada Arianna v. 6.05) saat melakukan analisis di dalam Arianna, Anda mungkin bingung akan perbedaannya. Keduanya seolah merujuk pada istilah yang sama, yaitu keterikatan. Ya, keduanya memang digunakan untuk mengukur keterikatan terhadap program atau paruh waktu tertentu.
Tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa sinetron adalah program yang sangat penting bagi sebagian besar stasiun TV dan prime time adalah jam tayang yang dipenuhi oleh program ini. Beberapa channel bahkan masih bersaing dengan program sinetron hingga tengah malam. Pemirsa pun dihadapkan pada beragam pilihan judul sinetron. Kalau mereka tidak menyukai satu judul sinetron, mereka bisa memilih judul lainnya. Dengan mudah, mereka bisa berpindah di antara dua atau lebih sinetron pada saat yang bersamaan. Hingga saat ini, tampaknya sinetron masih merupakan program yang paling banyak ditonton.
Ketika Televisi Lokal Bersaing di Tingkat Lokal
Semenjak mengisi ruang publik di awal tahun 2000-an, stasiun-stasiun TV lokal di berbagai daerah memberi warna baru bagi dunia pertelevisian di Indonesia. Setelah lebih dari 10 tahun dunia pertelevisian kita didominasi oleh beberapa stasiun TV swasta nasional dan satu stasiun TV publik, masyarakat mendapat alternatif tontonan dengan menjamurnya TV-TV lokal. Khususnya di Jakarta dan Bandung saja tercatat ada delapan stasiun TV lokal yang beroperasi.
Simulasi Sederhana untuk Merencanakan Kampanye
Simulasi adalah modul yang memungkinkan pengguna untuk mensimulasikan kampanye dengan memodifikasi kampanye iklan yang sudah tayang. Simulasi juga memungkinkan pengguna untuk menambah (mungkin saja dari merek lain) atau menghilangkan spot dari kampanye yang sudah dijalankan. Simulasi hasil dari kampanye virtual tersebut nantinya berguna dalam mengoptimalkan kampanye mendatang dan belanja iklan.
Arianna Customer Experience Survey
Seperti Anda ketahui bahwa setiap kali Arianna diinstal atau di-upgrade, Anda akan diminta untuk ikut serta dalam “Customer Experience Survey”. Karena hasil survei ini akan memberikan informasi timbal balik yang sangat berharga mengenai penggunaan Arianna secara statistik, kami akan sangat berterima kasih jika Anda berpartisipasi dalam survei ini.
Hari Valentine identik dengan perayaan kasih sayang. Sebagai hari perayaan cinta, tradisi masyarakat barat ini umumnya dirayakan oleh generasi muda dan kebanyakan adalah pasangan. Untuk meramaikan nuansa cinta kasih di antara pasangan, di minggu perayaan Valentine, beberapa stasiun TV menghadirkan program-program spesial Valentine. Di antara program-program tersebut adalah film-film drama romantis dengan bintang-bintang sekelas Jennifer Lopez, Drew Barrymore, Matthew McConaughey dan Hugh Grant.
Perlukah Pembatasan Iklan?
Ketegangan, ledakan, dan percikan senjata api tiba-tiba tergantikan oleh gadis cantik berambut panjang yang memamerkan keindahan rambutnya. Keasyikan menonton pun terganggu karena ternyata adegan seru tersebut terpotong iklan shampoo. Kalimat berikut pun mungkin akrab di telinga pemirsa: “Jangan ke mana-mana. Kami akan kembali setelah pesan-pesan berikut”. Saat dihadapkan pada situasi tersebut, pilihan pemirsa adalah bertahan menonton iklan, memainkan tombol remote control untuk mencari program di stasiun TV lain, melakukan aktivitas lainnya atau mematikan TV. Jadi perlukah ada pembatasan iklan untuk mempertahankan pemirsa pada program tertentu? Siapakah yang diutamakan para pengusaha TV, apakah pemirsa atau pengiklan?
Berapa Biaya untuk Meraih Pemirsa Saya?
Cost-Per-Thousand (CPM) dan Cost-Per-Rating-Point (CPRP) adalah dua metode yang digunakan dalam mengevaluasi efisiensi media. CPM adalah rasio atas biaya yang dikeluarkan untuk menjangkau seribu orang, sementara CPRP adalah rasio atas biaya yang dikeluarkan untuk membeli satu angka rating atau satu persen dari populasi TV.
FPO Merencanakan Kampanye Iklan Lebih Akurat
Forecasting, Planning, and Optimization (FPO) lahir karena adanya kebutuhan untuk meramalkan rating iklan yang akan datang secara akurat dalam rangka merencanakan penempatan iklan TV seoptimal mungkin. Industri membutuhkan suatu perangkat yang bisa membantu jaringan TV menjual jam tayang secara lebih baik dan membantu agensi untuk mencapai tujuan kampanye. Sementara perangkat yang ada saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
Rating Harian Sudah Mulai
Industri TV adalah salah satu industri yang paling dinamis. Saat ini, sepuluh stasiun terestrial, yang jangkauannya mencapai skala nasional, dan belasan stasiun lokal bergabung dalam gelanggang kompetisi yang semakin ketat. Dengan kompetisi yang juga semakin keras, kecepatan menjadi kunci utama, di mana para pelaku industri ini membutuhkan informasi yang lebih awal dan lebih cepat untuk mendukung pengambilan keputusan mereka.
Layanan rating harian membawa industri pertelevisian nasional selangkah lebih maju. Informasi terperinci mengenai program tertentu yang sebelumnya baru bisa diperoleh maksimal 10 hari setelah penayangan, dengan adanya rating harian, informasi-informasi yang dibutuhkan bisa diperoleh hanya sehari setelah penayangan. Teknologi rating harian ini memungkinkan industri TV untuk memantau perkembangan programnya, termasuk program saingannya secara lebih intensif dan lebih cepat.
Panduan Nielsen Menuju Academy Awards 2007
Beberapa bisnis Nielsen, termasuk Nielsen EDI, Nielsen SoundScan, Nielsen BookScan, Nielsen Media Research, Nielsen Monitor-Plus, Nielsen//NetRatings, Nielsen BuzzMetrics, dan Scarborough Research, meluncurkan informasi mengenai konsumen dan media yang terkait dengan besarnya pengaruh Academy Awards pada masyarakat Amerika.
Secara reguler, AGB Nielsen melakukan Telebus Survey untuk melengkapi temuan data dari pengukuran kepemirsaan TV (TAM) melalui people meter. Survei dilakukan melalui telepon, yang pada gelombang ke-tiga ini mencakup wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan 200 responden berusia 10 tahun ke atas selama 24-26 November 2006. Telebus Survey melengkapi TAM dalam hal menemukan alasan-alasan yang menyebabkan perubahan-perubahan tertentu pada pengukuran tersebut.
Apa Itu Gross Rating, Net Rating, & Commercial Rating?
Sebelum tahu lebih jauh tentang ketiganya, sebaiknya kita mengenal rating terlebih dahulu. Dalam formatnya yang paling sederhana, rating menunjukkan jumlah orang yang menonton program tertentu pada paruh waktu tertentu. Program A, contohnya, berhasil memperoleh rating sebesar 3%. Ini berarti sebanyak 3% dari total populasi yang berusia 5 tahun ke atas di dalam wilayah yang bisa mengakses TV, menonton program tersebut. Misalnya, survei dilakukan terhadap populasi yang berjumlah 10.000 individu, dengan rating 3% artinya sebanyak 300 individu di antaranya menonton program tersebut.
Loyalty Mengukur Kesetiaan Pemirsa
Sudah sangat lumrah kalau menonton televisi menjadi salah satu aktivitas yang paling diminati untuk mengisi waktu luang. Jika pemirsa menyukai program tertentu, diasumsikan mereka tidak akan beralih dari program tersebut atau jika yang ditonton adalah serial, mereka akan menonton setiap episodenya. Sungguh sebuah intrik untuk mengukur kesetiaan pemirsa pada program atau serial tertentu.
Siapa Menonton Bersama Siapa?
Televisi adalah media elektronik yang bersifat massal. Bukan saja dalam hal penyebaran pesan, tetapi juga dalam hal konsumsi pesan. Televisi bisa ditonton beramai-ramai, tetapi bisa pula sekedar menjadi teman kencan. Untuk menjawab kebutuhan akan data kepemirsaan yang lebih komprehensif, maka dikembangkanlah analisis untuk mengukur kepemirsaan bersama itu. Dalam Arianna, analisis ini dikenal dengan analisis Co-Viewing. Analisis ini akan sangat menguntungkan saat melakukan perencanaan media untuk produk anak-anak. Pengiklan biasanya ingin mengetahui apakah anak-anak dan ibunya menonton program TV tertentu bersama-sama.
TV + PC, Revolusi Teknologi Komunikasi
Saat ini adalah saat berkembangnya revolusi komunikasi, di mana teknologi komunikasi bergerak ke arah yang semakin canggih. Bayangkan saja teknologi komunikasi yang paling dekat dengan kita, telepon selular (ponsel). Aliran kemajuan teknologi begitu cepatnya sehingga umur sebuah ponsel hanya akan bertahan kurang dari dua tahun.
Nielsen Mulai Mengukur Video Mobile dan Online
Menjawab tantangan zaman akan semakin berkembangnya teknologi digital yang konvergen, NIELSEN MEDIA RESEARCH memasang software pelacak Internet di komputer rumah pada rumah tangga rating TV secara diam-diam. Metode ini sekaligus menandai langkah pertamanya dalam pengembangan riset yang diberi nama “panel integrasi” yang mengukur TV tradisional, sekaligus video online.
Film Paling Populer di 2006 Adalah ...
Mengakhiri tahun 2006, beberapa bisnis pelacakan media Nielsen mengeluarkan tren media paling populer di antara publik Amerika selama tahun 2006. Ini adalah pertama kalinya Nielsen mengeluarkan produk kompilasi “Top 10”. Tren media yang dimonitor oleh Nielsen antara lain adalah di televisi, film, video, musik, ponsel, internet, buku, dan iklan.
Kini Arianna™ Hadir di Amerika
Nielsen Media Research, unit bisnis dari The Nielsen Company, mengumumkan peluncuran software Arianna™ yang digunakan untuk menganalisis data rating pada pasar lokal untuk pertama kalinya di Amerika.
BerkatGlobal Disaster Recovery Site
Selama musibah banjir menimpa Jakarta, AGB Nielsen Media Research yang berbasis di Jakarta, tetap menyediakan layanan TV rating harian dan mingguan secara terus-menerus, dengan bantuan layanan Global Disaster Revocery Site (GDRS).
Menjelang berakhirnya tahun 2006, pemirsa TV dihibur oleh dua program penganugerahan piala dan satu program perayaan tahunan. RCTI kembali menggelar Panasonic Awards untuk yang ke-10 kalinya, yang juga ditayangkan oleh TPI dan GTV di awal Desember. Perhelatan istimewa juga digelar oleh TRANS dan TV7 dalam program bertajuk Penta 5TRANS TV pada pertengahan Desember. Selain perayaan ulang tahun TRANS, program ini juga meluncurkan logo dan nama baru TV7, yaitu TRANS 7. Menjelang akhir Desember, IVM menayangkan Malam Anugerah Piala Citra.
Fitur-fitur Baru Arianna v. 6.0
Mengawali tahun 2007, Arianna berpacu dengan perkembangan dan kebutuhan industri akan software yang mendukung kinerja analisis data kepemirsaan televisi dengan terus mengembangkan kemampuannya. Pada kwartal ini, AGB Nielsen Media Research meluncurkan versi terbaru Arianna, yaitu Arianna versi 6.0.
Menuju Rating Harian ... Siapkah Kita?
Industri TV adalah salah satu industri yang paling dinamis di seluruh dunia. Perbandingan terdekatnya adalah bursa efek yang melakukan transaksi dalam hitungan menit, kompetisi sangat ketat dan bencana alam sangat mempengaruhi pergerakan rating TV. Dengan 10 stasiun terestrial yang jangkauannya mencapai skala nasional dan belasan stasiun lokal yang bergabung dalam gelanggang kompetisi, situasi menjadi semakin keras. Oleh karena itu, kecepatan informasi adalah kunci dalam pengambilan keputusan.
Serba-serbi Pengukuran Kepemirsaan TV
Metodologi Pengukuran Kepemirsaan Televisi di Indonesia dilakukan dengan mengacu kepada standar baku yangberlaku secara global/ internasional yaitu GG-TAM (Global Guidelines for Television Audience Measurement). GG-TAM dibuat oleh ARM (Audience Research Methods) Group yang merupakan organisasi multi-disiplin hasil kolaborasi dari European Broadcasting Union bersama 9 organisasi broadcasting dan advertising, termasuk World Federation of Advertisers. GG-TAM berisikan petunjuk teknis dan pedoman pelaporan sehingga memungkinkan data hasil pengukuran diperbandingkan secara global.